Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Pemkab Pohuwato dan PT Salisty Jaya Mandiri Teken Kesepakatan Normalisasi Dua Sungai

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO – Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama PT Salisty Jaya Mandiri menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Proyek Mitigasi Normalisasi Sungai Taluduyunu dan Sungai Botudulanga, Kamis (20/08/2026).

Kesepakatan tersebut ditandatangani Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, bersama Kuasa Direktur PT Salisty Jaya Mandiri, Rifki Indrakusuma, di ruang kerja Bupati Pohuwato.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Bapppeda Pohuwato, Rustam Melleng, Kepala Dinas PUPR Pohuwato, Risdiyanto Mokodompit, Sekretaris Dinas Pertanian, Mery Maku, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Pohuwato, Anugerah Wenas, serta Pimpinan Cabang (Pinca) PT Bank SulutGo (BSG) Cabang Marisa, Zulhijas A. Rasyid.

Bupati Saipul menjelaskan, normalisasi kedua sungai tersebut dinilai penting mengingat karakteristik alirannya yang sangat dipengaruhi curah hujan dan mampu menampung debit air dalam jumlah besar.

Menurutnya, Sungai Botudulanga berada di bagian kanan Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia. Aliran tersebut kemudian bermuara ke Sungai Taluduyunu. Selain itu, terdapat pula aliran air dari wilayah bagian atas atau utara Desa Hulawa yang mengarah ke Sungai Taluduyunu.

“Karena itu, normalisasi kedua sungai ini sangat tepat dilakukan. Kedua sungai tersebut menerima material dari wilayah pegunungan, terlebih terdapat aktivitas pertambangan di kawasan tersebut,”jelas Bupati.

Bupati mengatakan, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena material yang terbawa aliran air berpotensi memengaruhi kapasitas sungai dan berdampak terhadap wilayah di sekitarnya, termasuk kawasan pertanian masyarakat.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya penandatanganan kesepakatan bersama tersebut. Menurutnya, dengan adanya kesepakatan ini, proses normalisasi kedua sungai dapat segera dilaksanakan.

“Apresiasi kami atas perhatian yang diberikan. Semoga normalisasi ini dapat menjawab keluhan masyarakat, khususnya para petani yang mengelola lahan persawahan,”ujar Bupati.

Bupati berharap, pelaksanaan proyek mitigasi dan normalisasi Sungai Taluduyunu serta Botudulanga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi risiko luapan air dan menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian di wilayah sekitar aliran sungai. (FR)

Penulis:Fadel Rasyid

Editor:Meylan Radjak