Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Dorong Perluasan Sawah, Bupati Tinjau Pemanfaatan Lahan Tidur di Motolohu

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO – Pemanfaatan lahan cetak sawah di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, kembali dilakukan. Lahan yang sebelumnya merupakan lahan tidur dan tidak dikelola, kini mulai dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung peningkatan produksi pertanian.

Lahan seluas sekitar 2 hektare tersebut berada di bagian barat dan masih dalam satu hamparan dengan lokasi yang sebelumnya telah dikembangkan menjadi areal persawahan. Saat ini, petani mulai melakukan penanaman padi melalui gerakan tanam padi dalam program PM-AAS.

Proses penanaman tersebut ditinjau langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, bersama Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, Aleg DPRD Pohuwato, Abdul Hamid Sukoli, didampingi mantan Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi, Camat Randangan, Saharudin Saleh, Tim Ahli  Bupati, unsur TNI, serta kelompok tani Desa Motolohu, Kamis (20/08/2026).

Bupati Saipul menjelaskan, lahan tersebut sebelumnya tidak termanfaatkan dan telah berubah menjadi lahan tidur. Kondisi lahan yang dipenuhi rerumputan hingga ditumbuhi pohon-pohon besar membuat areal tersebut tidak dapat dikelola oleh masyarakat.

Namun, setelah saluran irigasi kembali berfungsi, lahan tersebut secara bertahap mulai dibuka dan dikelola masyarakat bersama pemerintah dengan dukungan jajaran Kodim 1313 Pohuwato.

“Lokasi ini tadinya tidak termanfaatkan dan menjadi lahan tidur. Setelah saluran irigasi aktif, lahan yang sebelumnya dipenuhi rerumputan dan pohon-pohon besar ini mulai dikelola masyarakat bersama pemerintah, dengan bantuan jajaran Kodim 1313 Pohuwato,”jelas Bupati.

Menurutnya, pemanfaatan lahan tersebut telah memberikan hasil. Beberapa hektare lahan yang sebelumnya dikembangkan bahkan telah memasuki dua hingga tiga kali masa panen. Kondisi tersebut mendorong pemerintah dan masyarakat untuk terus memperluas pemanfaatan lahan yang masih berada dalam satu hamparan.

“Lahan baru ini sekitar 2 hektare dan mulai dilakukan penanaman perdana saat ini. Keseluruhan lahan tidur di lokasi ini sekitar 50 hektare. Kami terus mengejar target, karena Kabupaten Pohuwato mendapat program cetak sawah seluas 5.000 hektare,”ungkapnya.

Bupati berharap, kehadiran Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia di Pohuwato dapat memberikan dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan program cetak sawah tersebut.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk jejaring yang dimiliki DPN Tani Merdeka Indonesia di tingkat pemerintah pusat, sangat dibutuhkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan petani dalam mendukung keberhasilan program pertanian di Pohuwato.

“Harapan kami, kedatangan Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia ini bisa membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan program tersebut. Beliau memiliki jaringan yang kuat di pemerintah pusat, sehingga kami berharap dapat bersama-sama membantu memenuhi berbagai kebutuhan petani,”ujarnya.

Selain dukungan sarana produksi, Bupati juga menekankan pentingnya ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai salah satu penopang utama dalam pengembangan sektor pertanian.

Ia berharap dukungan terhadap alsintan dapat terus ditingkatkan, sehingga petani di Pohuwato semakin mudah mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian, sejalan dengan target perluasan areal persawahan di daerah tersebut. (Fh)

Penulis:Fahrul Inaku

Editor:Meylan Radjak