Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Pawai Pembangunan Kecamatan Marisa Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Marisa menggelar pawai pembangunan yang berlangsung meriah, Selasa (18/08/2026).

Pawai yang diikuti ratusan kendaraan roda empat, roda tiga, roda dua, hingga sejumlah kendaraan yang telah dimodifikasi tersebut mengambil titik start dan finis di halaman Kantor Bupati Pohuwato.

Kegiatan itu secara resmi dilepas Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Zulkifli Umar, Kabag Ops Polres Pohuwato, Kepala BNNK Pohuwato, Tim Ahli Bupati serta Bate Lo Pohuwato, Asmad N. Tuna.

Pawai pembangunan tersebut melibatkan para siswa mulai dari jenjang TK, madrasah, SD, SMP hingga instansi pemerintah di Kecamatan Marisa dan elemen masyarakat. Puluhan kendaraan peserta kemudian menyusuri sejumlah ruas jalan dan mengelilingi pusat kota Kabupaten Pohuwato yang berada di Kecamatan Marisa.

Antusiasme terlihat dari para peserta, mulai dari anak-anak, siswa, guru, hingga orang tua. Pawai pembangunan ini menjadi salah satu tradisi yang terus dipertahankan masyarakat Kecamatan Marisa dan telah dilaksanakan sejak puluhan tahun lalu, bahkan sejak Kecamatan Marisa masih menjadi bagian dari Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Marisa beserta panitia pelaksana yang telah mempertahankan tradisi tersebut.

Menurut Bupati, pawai pembangunan merupakan kegiatan yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Marisa sejak era 1970-an sehingga keberadaannya terus dipertahankan hingga saat ini.

“Kegiatan ini sulit dihilangkan di Kecamatan Marisa sejak tahun 70-an, sehingga dilaksanakan secara terus-menerus hingga saat ini. Jadi tidak ada alasan efisiensi, semua bisa dilakukan dengan adanya dukungan dari semua pihak dan elemen yang ada di kecamatan,”ujar Bupati.

Ia mengatakan, semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah maupun bangsa menjadi kekuatan penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pawai pembangunan, kata dia, tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, gotong royong, serta rasa cinta tanah air.

“Semangat kebersamaan kita, Alhamdulillah terpatri di dalam dada kita. Dalam rangka rasa kecintaan kita terhadap masyarakat. Kegiatan ini adalah untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan rasa cinta tanah air antara warga dan pemerintah,”ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama mengikuti pawai. Ia meminta peserta tetap tertib dan mengikuti rute yang telah ditetapkan panitia.

“Saya ingatkan agar tetap tertib dalam melalui seluruh rute yang telah ditetapkan atau ditentukan oleh panitia. Agar dari titik start sampai dengan finish, Insyaallah kami doakan bisa berjalan dengan lancar. Jangan saling ngebut di jalanan, utamakan keselamatan karena kita semua tentu menginginkan itu,”pesannya.

Sementara itu, Camat Marisa, Usman Bay, dalam laporannya menyampaikan bahwa pawai pembangunan merupakan salah satu dari berbagai kegiatan yang digelar Pemerintah Kecamatan Marisa untuk memeriahkan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI.

Berbagai kegiatan lainnya turut dilaksanakan, di antaranya sejumlah perlombaan, lomba pidato antarkepala dusun, serta gerak jalan yang menjadi agenda rutin setiap peringatan HUT Kemerdekaan. Pemerintah Kecamatan Marisa juga menggelar zikir akbar pada malam Jumat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Ia menambahkan, pawai pembangunan kali ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk siswa, kelompok masyarakat, serta instansi yang berada di wilayah Kecamatan Marisa.

Usman menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah memberikan dukungan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan pawai tidak terlepas dari partisipasi pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat Marisa secara umum.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang telah mempersiapkan ini semaksimal mungkin. Partisipasi dan dukungan semua unsur, baik pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan lainnya, serta masyarakat Marisa secara umum,”ujarnya.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran maupun kondisi efisiensi tidak menyurutkan semangat masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan. Justru, momentum tersebut menjadi bukti bahwa semangat patriotisme, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa dan tanah air tetap terjaga di tengah masyarakat Kecamatan Marisa.(FR)

Penulis:Fadel Rasyid

Editor:Meylan Radjak