Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Lima Pejabat Pohuwato Resmi Sertijab, Bupati Sampaikan Sejumlah Penekanan

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO Usai mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah janji/jabatan, lima pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengikuti serah terima jabatan (sertijab), Kamis (17/09/2026).

Sertijab dilakukan untuk sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) dari Plt. Muslimin Nento kepada pejabat baru Mohamad Huntoyungo, Kepala Dinas Sosial dari Plt. Amrin Umar kepada pejabat baru Ramayani Nento, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dari Plt. Mahyudin Ahmad kepada pejabat baru Saharudin Saleh.

Sementara itu, sertijab untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tidak dilakukan karena pejabat yang dilantik masih berstatus sebagai pelaksana tugas (Plt.) pada kedua OPD tersebut.

Proses sertijab yang berlangsung di Ruang Rapat Gunung Pani Kantor Bupati disaksikan langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati, Iwan S. Adam, Sekretaris Daerah, Iskandar Datau, perwakilan Forkopimda, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipul Mbuinga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dan tugas dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, dengan dilaksanakannya sertijab, para pejabat yang telah dilantik dan diambil sumpahnya secara resmi menjalankan tugas pada jabatan yang baru.

Bupati juga memberikan sejumlah arahan dan penekanan kepada masing-masing OPD agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara maksimal dan memberikan dampak terhadap pelayanan pemerintahan dan masyarakat.

Untuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Saipul meminta agar hubungan dengan Forkopimda dan instansi vertikal terus diperkuat.

Hal itu dilakukan dengan membina serta menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan unsur Forkopimda maupun instansi vertikal dalam rangka memastikan stabilitas penyelenggaraan pemerintahan, keamanan, ketertiban, dan kehidupan politik di daerah.

Selain itu, Kesbangpol diminta meningkatkan kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Upaya tersebut dilakukan melalui analisis dan prakiraan secara dini terhadap berbagai hambatan, tantangan, maupun ancaman terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengoordinasikan langkah-langkah konkret dengan pihak terkait.

Saipul juga meminta Kesbangpol membangun komunikasi yang baik dengan partai politik, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan media massa. Hubungan tersebut dinilai penting dalam memperkuat kewaspadaan dini serta mencegah dan menangani potensi konflik sosial di daerah.

Sementara untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Bupati mengingatkan pentingnya meningkatkan minat baca generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa.

Ia mendorong agar generasi muda lebih aktif mengunjungi dan memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan pengetahuan. Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan melalui berbagai kegiatan yang inovatif, kreatif, dan menarik sehingga perpustakaan semakin diminati generasi muda.

Sedangkan kepada BKPSDM, Bupati menekankan pentingnya pembinaan disiplin, etos kerja, etika, dan moral pegawai. Salah satu tugas utama BKPSDM, kata bupati, adalah memastikan pembinaan tersebut berjalan secara konsisten.

Penerapan sanksi yang tegas dan adil terhadap pelanggaran disiplin harus disertai dengan pemberian penghargaan atau reward kepada pegawai yang menunjukkan prestasi, berdedikasi, memiliki loyalitas, serta berkinerja tinggi.

Selain pembinaan, Bupati juga menekankan peningkatan mutu dan kualitas aparatur. BKPSDM diminta merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang dapat mendorong peningkatan mutu, kompetensi, dan kualitas pegawai.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga peningkatan kapasitas dan profesionalisme pegawai harus menjadi perhatian utama,”ujar Saipul.

“Beberapa hal yang menjadi atensi dan penekanan kami, insyaallah bapak ibu bisa menjalankan secara maksimal dan bertanggung jawab serta profesional,” tandasnya. (Fh)

Penulis:Fahrul Inaku

Editor:Fadel Rasyid