Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Pemkab Pohuwato Gandeng Unhas Perkuat Pelayanan Kesehatan di Wilayah Barat

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO - Bertempat di Rumah Jabatan, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menerima kunjungan tim Fakultas Kedokteran, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Rabu (09/09/2026).

Diketahui, keempat tim yang datang masing-masing Prof. Dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK(K), selaku Kepala Pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin; Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif, Sp.An-TI, KIC-KAKV, selaku Staf Dosen Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif; Dr. dr. Nugraha Utama Pelupessy, Sp.OG(K), selaku Ketua Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi; serta Nur Faradiba Putri Tahir, selaku Staf Pengelola Administrasi Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Unhas.S

Kedatangan tim tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Pemerintah Kabupaten Pohuwato terkait kerja sama penempatan dokter spesialis atau dokter residen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lemito.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar yang telah merespons dan menindaklanjuti upaya Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah barat Pohuwato.

“Pemerintah Kabupaten Pohuwato tentu sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kunjungan serta dukungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Ini merupakan langkah penting dalam upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di RSUD Lemito,”ujar Bupati Saipul.

Menurutnya, kehadiran dokter residen dari program pendidikan dokter spesialis di RSUD Lemito merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penempatan dokter residen saja, tetapi dapat terus berkembang. Kehadiran tenaga dokter spesialis nantinya akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama masyarakat di wilayah barat Kabupaten Pohuwato yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara cepat dan berkualitas,” jelasnya.

Bupati juga menyambut baik rencana agar ke depan Pemerintah Kabupaten Pohuwato dapat mengirimkan dokter umum untuk mengikuti pendidikan dokter spesialis melalui jalur afirmasi maupun jalur kebutuhan daerah.

“Kami akan terus mendorong dan memfasilitasi dokter-dokter umum asal Pohuwato yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan spesialis dan setelah itu kembali mengabdi di daerah.

Ini penting agar ke depan kita tidak hanya mendatangkan tenaga dokter spesialis, tetapi juga menyiapkan putra-putri daerah menjadi dokter spesialis yang nantinya dapat kembali memberikan pelayanan kepada masyarakat Pohuwato,”tambahnya.

Diketahui, selama dua hari, sejak 8 hingga 9 September 2026, tim PPDS Fakultas Kedokteran Unhas telah melakukan visitasi di RSUD Lemito untuk melihat secara langsung kesiapan sarana, prasarana, alat kesehatan, serta sumber daya manusia yang tersedia dalam mendukung penempatan dokter residen.

Hasil visitasi tersebut menyepakati bahwa RSUD Lemito dinilai layak untuk menjadi tempat penempatan dokter residen Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) serta dokter residen Anestesi. Insyaallah, pada awal Oktober mendatang, RSUD Lemito akan mendapatkan dua dokter residen dari kedua bidang tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Lemito melalui Kepala Tata Usaha RSUD Lemito, Fendry Nur, SKM, M.Si, menjelaskan bahwa dari tiga kebutuhan dokter residen yang sebelumnya diajukan, yakni residen Obgyn, residen Bedah, dan residen Anestesi, untuk tahap awal baru dua yang disetujui, yakni dokter residen Anestesi dan dokter residen Obstetri-Ginekologi.

“Dengan adanya kunjungan tim ini, mereka melihat apakah layak sarana, prasarana, alat kesehatan, dan SDM yang ada di RSUD Lemito untuk mendukung penempatan dokter spesialis atau dokter residen PPDS di RSUD Lemito,” jelas Fendry.

Ia menambahkan, setelah dilakukan visitasi terhadap sejumlah layanan, mulai dari rawat jalan, IGD (Instalasi Gawat Darurat), kamar bedah (Instalasi Bedah Sentral), ruang ICU, ruang NICU, ruang perawatan kebidanan, laboratorium, hingga farmasi, tim menyatakan RSUD Lemito layak untuk ditempatkan dokter residen Obgyn dan Anestesi.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan visitasi terhadap beberapa layanan, tim bersepakat dan memutuskan bahwa RSUD Lemito layak untuk ditempatkan dokter residen Obgyn dan residen Anestesi,” ungkapnya.

Menurut Fendry, kehadiran dua dokter residen tersebut menjadi berkah bagi masyarakat Kabupaten Pohuwato, khususnya masyarakat di wilayah barat.

“Ini merupakan berkah bagi kita di Kabupaten Pohuwato. Insyaallah awal Oktober nanti RSUD Lemito akan ketambahan dokter kandungan atau Obgyn dan dokter Anestesi. Sehingga pelayanan kebidanan, kamar bedah atau sectio, pelayanan ICU dan NICU dengan penggunaan ventilator sudah dapat dilakukan di RSUD Lemito,” jelasnya.

Dengan dukungan tersebut, pelayanan medis dapat dilakukan selama 1x24 jam, terutama pelayanan bedah kebidanan bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Pohuwato.

Sebelumnya, RSUD Lemito juga telah mendapatkan dokter residen Anak dari Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado.

“Ke depan, di tahun 2027, kita akan upayakan untuk residen Bedah, sehingga empat keahlian dasar, yakni Obgyn, Bedah, Penyakit Dalam, dan Anak, sudah ada di RSUD Lemito,” pungkas Fendry.

Dengan bertambahnya tenaga dokter residen tersebut, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap RSUD Lemito semakin mampu memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, khususnya bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Pohuwato. (IK)

Penulis:Iwan Karim

Editor:Fadel Rasyid