Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Silaturahmi dengan Bupati Pohuwato, Dewan Adat Gorontalo Bahas Penataan Adat dan Penguatan Nilai Sosial

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO –Tim Safari Syawal Dewan Adat Gorontalo (Duango Adati Lo Hulontalo) yang dipimpin Ketua Harian, Alim S. Niode didampingi Sekjen Dewan Adat, Hi. Nurdin Mohamad, S.Ag., M.Hi, Anggota Dewan Adat/Wu'u Lo Hungina'a Telaga Jaya, Yunus Hako, SE, Anggota Dewan Adat/Wu'u Lo Hulonthalo to Kota Tengah, Karmin Delatu, dan Anggota Pengurus Dewan Adat Gorontalo, Asmad N. Tuna/Baate Lo Hulontalo to Pohuwato, melakukan silaturahmi dengan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Pertemuan perdana tersebut berlangsung di rumah jabatan bupati, Selasa (14/04/2026).

Dalam kesempatan itu, Alim S. Niode menyampaikan bahwa upaya penata-kembangan adat Gorontalo ke depan perlu dilakukan secara sinergi. Menurutnya, seluruh pihak harus saling bergandengan tangan merapat-luruskan saf meng-ikhtiar-kan kemajuan adat menuju pencapaian masyarakat adat yang sejahtera bersendi syara' dan Qur'an

Ia menjelaskan, terdapat dua aspek penting dalam adat Gorontalo yang menjadi perhatian. Pertama adalah adat yang berkaitan dengan upacara formal dan seremoni yang dalam istilah adat disebut pohutu.

“Pohutu atau rangkaian upacara dan prosesi saat ini banyak yang sudah menyimpang dari pakem yang sebenarnya. Ada yang meniru, tetapi tidak sesuai dengan ketentuan adat. Termasuk payung hukum yang melindungi hak hak intelektual terkait. Penataan payung hukum tersebut penting dalam pelaksanaan pohutu maupun dalam sistem upacara adat agar tetap terjaga keasliannya,"jelas Alim.

Selain itu, aspek kedua yang tak kalah penting adalah substansi adat yang berkaitan dengan nilai-nilai dan norma adat kehidupan masyarakat. Ia menilai, bagian ini jauh lebih kompleks dan membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh elemen, terutama para tokoh adat, (tauwa) atau pemimpin, serta masyarakat.

“Penguatan nilai dan norma ini sangat penting. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama yang solid dari semua pihak. Alhamdulillah, bapak bupati sangat antusias dan menyambut baik upaya ini,”tambahnya.

Sementara itu, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak dirinya menjabat sebagai bupati. Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diinisiasi Dewan Adat Gorontalo.

Menurut Bupati Saipul, langkah konkret yang dilakukan, terutama dalam mendata kembali praktik-praktik yang keluar dari konteks adat istiadat, sangat penting untuk menjaga jati diri daerah.

Ia juga menyoroti sejumlah fenomena sosial yang menjadi perhatian bersama, seperti meningkatnya berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, menurutnya, peran adat sangat strategis dalam memperkuat nilai-nilai moral dan sosial.

“Kita tidak ingin ini hanya bersifat seremonial. Harus ada perhatian serius dan langkah konkret yang dilakukan bersama,”tegasnya.

Bupati Saipul menambahkan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan para pemangku adat di Pohuwato, termasuk Baate Pohuwato, guna memastikan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga adat.

“Intinya, pemerintah daerah mendukung penuh langkah-langkah konkret dari Dewan Adat Gorontalo dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai adat di tengah masyarakat,”pungkasnya.(Mey)

Penulis:Meylan Radjak

Editor:Sadrin Hasan