Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Kepala Bapppeda Paparkan Arah Kebijakan Pembangunan Pohuwato 2027 dalam Forum Konsultasi Publik

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO – Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Kabupaten Pohuwato, Rustam Melleng, memaparkan materi Rancangan Kebijakan Pembangunan Daerah Kabupaten Pohuwato Tahun 2027 pada kegiatan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Pemaparan tersebut disampaikan di hadapan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat, usai pembukaan kegiatan oleh Bupati Pohuwato yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mahyudin Ahmad, Selasa (03/02/2026), bertempat di Ruang Tarsius Bapppeda Pohuwato.

Secara rinci, Rustam Melleng mengawali pemaparannya dengan menyampaikan capaian kinerja pembangunan indikator makro daerah. Untuk pertumbuhan ekonomi, Pohuwato menunjukkan tren positif dari 2,20 persen pada tahun 2021 meningkat menjadi 7,16 persen pada tahun 2025 triwulan III, melampaui target RPJMD sebesar 4,5 persen.

Sementara itu, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 18,08 persen pada tahun 2021 menjadi 15,24 persen pada tahun 2025 atau turun sebesar 1,87 persen, lebih baik dari target RPJMD yang ditetapkan sebesar 17,0 persen.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 67,93 pada tahun 2021 menjadi 70,59 pada tahun 2025, melampaui target RPJMD sebesar 70,5.

Untuk tingkat pengangguran terbuka, tercatat dari 2,45 persen pada tahun 2021 menjadi 2,83 persen pada tahun 2025, masih berada di bawah target RPJMD sebesar 3,0 persen.

Sedangkan Gini Ratio menurun dari 0,413 pada tahun 2021 menjadi 0,392, lebih baik dari target RPJMD 0,400. Adapun realisasi investasi mengalami lonjakan signifikan, dari Rp494,28 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp4,15 triliun pada tahun 2025.

Lebih lanjut, Rustam Melleng menjelaskan visi pembangunan Kabupaten Pohuwato, yakni Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, Agamis dan Produktif (Pohuwato SIAAP).

Visi tersebut dijabarkan ke dalam sejumlah misi, antara lain meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat dan investasi daerah, pemerataan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, mewujudkan Pohuwato yang hijau, bersih, asri dan tanggap bencana, memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, serta mewujudkan masyarakat religius dan damai dalam bingkai budaya dan adat istiadat.

Ia juga menguraikan sembilan program unggulan Kabupaten Pohuwato, yakni Pohuwato Sehat (PROPOS), Pohuwato Unggul, Berkarakter dan Berbudaya (PUBBER), Pohuwato Produktif Sejahtera (PROJA), Perlindungan Sosial Pohuwato (PERSIP), Pohuwato Mantap Infrastruktur dan Layanan Dasar (MILDAS), Pohuwato Elok, Hijau, Bersih (EJABER), Pohuwato Agamis dan Berbudaya (POGAYA), Pemerintahan yang Kuat, Profesional dan Melayani (PROYONI), serta Pohuwato Mantap Layanan Digital (MALADI).

Selain itu, Kepala Bapppeda turut memaparkan kerangka berpikir RKPD Tahun 2027 yang merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029, termasuk target indikator kinerja tahun 2027. Dalam forum tersebut juga disampaikan perbandingan tema RKPD, baik pada tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten.

Untuk RKP Nasional 2027 mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri. Sementara RKPD Provinsi Gorontalo mengangkat tema Peningkatan Layanan Dasar untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.

Adapun tema RKPD Kabupaten Pohuwato Tahun 2027 yakni Pemantapan Infrastruktur, SDM dan Tata Kelola Lingkungan untuk Menunjang Ekonomi dan Daya Saing Daerah.

Tak lupa, Rustam Melleng juga memaparkan proyeksi pendapatan daerah sesuai target RPJMD serta proyeksi belanja daerah dalam forum yang diikuti secara luring dan daring tersebut.(IK)

Penulis:Iwan Karim

Editor:Sadrin Hasan