PROKOPIM.POHUWATO – Pembangunan jembatan di Dusun Moyongo, Desa Iloheluma, Kecamatan Patilanggio, menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) VI Boalemo-Pohuwato, Limonu Hippy, Kamis (05/11/2026).
Dihadapan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos., M.Han., jajaran OPD teknis terkait Pemerintah Provinsi Gorontalo, serta Kepala Desa Iloheluma, Agus Hippy, warga menyampaikan bahwa keberadaan jembatan sangat dibutuhkan, terutama untuk memperlancar akses pengangkutan hasil pertanian masyarakat Desa Iloheluma. Pasalnya, jembatan yang tersedia saat ini masih berupa jembatan papan berukuran kecil dan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Untuk sementara, selama musim kemarau dan kondisi sungai belum mengalami luapan, masyarakat memanfaatkan aliran sungai yang relatif kecil sebagai jalur penyeberangan. Sementara itu, jembatan papan yang ada menjadi akses alternatif ketika musim hujan tiba dan debit air sungai mulai meningkat.
Usai pelaksanaan reses, Bupati Saipul Mbuinga bersama Dandim 1313/Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Limonu Hippy, Kepala Desa Iloheluma, Agus Hippy, serta sejumlah masyarakat meninjau langsung kondisi jembatan tersebut.
Dari hasil peninjauan, ditemukan dua alternatif titik lokasi yang dapat dipertimbangkan untuk pembangunan jembatan, selain titik jembatan yang digunakan saat ini. Alternatif tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan lokasi pembangunan yang tepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan bahwa usulan pembangunan jembatan tersebut akan menjadi perhatian pemerintah. Ia juga berharap keterlibatan Dandim 1313/Pohuwato dapat membuka peluang terwujudnya pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat tersebut.
"Insyaallah ini menjadi perhatian pemerintah. Kehadiran Pak Dandim juga diharapkan dapat membantu mewujudkan harapan masyarakat. Baik pemerintah daerah maupun Kodim 1313/Pohuwato, semoga bisa memperhatikan kebutuhan ini. Meski bukan sebuah janji, tetapi ini menjadi atensi kami,"ungkap Saipul.
Sementara itu, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait pembangunan jembatan tersebut tentu menjadi perhatian pihaknya. Namun, menurutnya, proses pembangunan membutuhkan waktu karena harus melalui mekanisme dan tahapan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi atas kebutuhan masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur yang menyangkut kepentingan dan kesejahteraan warga.
"Semua tentu membutuhkan waktu karena pembangunan harus melalui mekanisme yang berlaku. Kami bersama Pak Bupati sama-sama berusaha menghadirkan solusi dan menjawab kebutuhan masyarakat, selama hal tersebut berkaitan dengan kepentingan masyarakat itu sendiri,"jelasnya.
Masyarakat berharap aspirasi pembangunan jembatan tersebut dapat segera ditindaklanjuti, mengingat keberadaannya sangat penting untuk menunjang kelancaran aktivitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil panen serta meningkatkan aksesibilitas bagi warga di Desa Iloheluma itu sendiri. (IK)
Penulis:Iwan Karim
Editor:Fadel Rasyid
