PROKOPIM.POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk terus melanjutkan program Gerbang Pohuwato SIAAP (Gerakan Pembangunan Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, Agamis, dan Produktif) sebagai salah satu upaya mendukung pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Hal tersebut disampaikan Bupati Saipul saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Gerbang Pohuwato SIAAP yang dipusatkan di halaman Rumah Sakit Lemito, Kecamatan Lemito, Rabu (14/10/2026).
Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerbang Pohuwato SIAAP di Kecamatan Lemito merupakan kelanjutan dari program pemerintah daerah yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan. Setelah kegiatan di Lemito, masih terdapat delapan kecamatan lagi yang menjadi sasaran pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, Gerbang Pohuwato SIAAP menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Pohuwato.
“Alhamdulillah, saat ini kita kembali melanjutkan program Gerbang Pohuwato SIAAP yang kali ini dilaksanakan di Kecamatan Lemito. Dengan demikian, masih ada delapan kecamatan lagi yang akan menjadi sasaran kegiatan ini. Program ini merupakan bagian dari upaya kita untuk mencapai target-target RPJMD Pemerintah Kabupaten Pohuwato,”ujar Saipul.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menanggapi laporan Camat Lemito mengenai peningkatan fasilitas dan pelayanan di Rumah Sakit Lemito. Ia mengaku bersyukur atas kemajuan yang telah dicapai dan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan fasilitas yang belum terpenuhi.
“Sebagaimana yang disampaikan oleh Camat Lemito terkait peningkatan Rumah Sakit Lemito, kami sangat bersyukur karena sudah ada kemajuan. Insyaallah, pemerintah daerah tetap memperhatikan fasilitas-fasilitas yang belum diselesaikan, terutama jalan akses lingkar Rumah Sakit Lemito,”jelasnya.
Selain fasilitas rumah sakit, Saipul turut menanggapi aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan akses jalan menuju kawasan pantai Lemito. Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah telah melakukan peninjauan terhadap lokasi tersebut pada saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di pantai Lemito.
Meski demikian, Bupati mengakui bahwa kondisi efisiensi anggaran saat ini menjadi salah satu kendala dalam merealisasikan sejumlah kebutuhan infrastruktur daerah. Kendati begitu, ia memastikan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat tetap menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan anggaran dan prioritas pembangunan.
“Apa yang dilaporkan dan menjadi aspirasi masyarakat tentu merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah. Kita berharap kondisi efisiensi ini segera berakhir sehingga berbagai harapan masyarakat Pohuwato dapat menjadi perhatian serius dan ditindaklanjuti secara bertahap,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menyurutkan semangat pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat. Menurutnya, pembangunan harus tetap diupayakan melalui penentuan prioritas, penguatan koordinasi, dan pemanfaatan anggaran secara efektif.
“Semangat pemerintah daerah di tengah kondisi efisiensi ini tidak pernah pudar. Ini merupakan kewajiban kami untuk terus memberikan pelayanan dan melaksanakan pembangunan. Insyaallah, hingga akhir masa jabatan, target-target yang telah ditetapkan dalam RPJMD dapat kita capai,” tegas Saipul. (Mey)
Penulis:Meylan Radjak
Editor:Fadel Rasyid
