Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Prosesi Adat Mopotolungo Tandai Berakhirnya Masa Tugas Camat Buntulia

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO – Berakhirnya masa pengabdian Camat Buntulia, Syaiful Bahri M. Hunta, S.Pd.,M.M, ditandai dengan prosesi adat Mopotolungo yang digelar Pemerintah Kecamatan Buntulia bersama pemangku adat, Kamis (01/10/2026).

Prosesi adat tersebut menjadi simbol berakhirnya amanah Syaiful Bahri M. Hunta sebagai Camat Buntulia sekaligus menandai memasuki masa purna tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1 Oktober 2026.

Rangkaian prosesi Mopotolungo diawali dari Rumah Jabatan Camat Buntulia. Syaiful Bahri M. Hunta bersama istri, Warni Tantu, mengikuti seluruh tahapan adat, mulai dari prosesi keluar dari kamar menuju ruang sidang adat hingga turun dari rumah jabatan.

Prosesi turun dari rumah jabatan tersebut menjadi simbol berakhirnya amanah dan tanggung jawab yang telah diemban selama menjalankan tugas sebagai Camat Buntulia.

Setelah itu, rombongan bergerak menuju kediaman pribadi Syaiful Bahri M. Hunta, di Dusun Mootilango, Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa. Di kediaman tersebut, prosesi adat kembali dilanjutkan, diawali dengan penyambutan saat turun dari kendaraan, kemudian dilanjutkan dengan sidang adat di dalam rumah dan ditutup dengan doa bersama.

Seluruh rangkaian prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, sekaligus diwarnai suasana kekeluargaan antara jajaran pemerintah, pemangku adat, keluarga, serta masyarakat yang hadir.

Prosesi adat tersebut turut dihadiri Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pohuwato, Selfi Mbuinga Monoarfa. Hadir pula Ketua PIAD, Erna Giasi, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala desa, Ketua TP PKK Kecamatan, tokoh adat, keluarga, serta masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Syaiful B. Hunta selama menjalankan tugas sebagai Camat Buntulia.

Syaiful Bahri M. Hunta diketahui dipercaya mengemban amanah sebagai Camat Buntulia sejak awal Januari 2023 hingga memasuki masa purna tugas pada 1 Oktober 2026.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, saya menyampaikan terima kasih atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Camat Buntulia. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal pengabdian dan ladang pahala serta mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,"ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat memasuki masa pensiun kepada Syaiful Bahri M. Hunta. Ia berharap masa purna tugas tidak menjadi akhir dari kontribusi bagi daerah, melainkan menjadi kesempatan untuk terus berkarya melalui pengalaman dan pemikiran yang dimiliki.

"Masa pensiun hendaknya menjadi awal untuk tetap berkarya melalui pemikiran, pengalaman, dan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Pohuwato. Kita patut bersyukur karena masih diberikan kesehatan sehingga dapat menikmati masa purna tugas.

Tidak semua ASN memiliki kesempatan seperti ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan umur yang berkah,"tambahnya.

Prosesi Mopotolungo tersebut menjadi bagian dari penghormatan atas berakhirnya masa pengabdian Syaiful B. Hunta sebagai ASN sekaligus menjadi momentum untuk melepasnya memasuki fase baru kehidupan setelah menyelesaikan tugas pemerintahan.

Sementara itu, Syaiful Bahri M. Hunta, mengungkapkan rasa syukur karena dapat mengakhiri perjalanan karier sebagai ASN dalam keadaan sehat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pohuwato, Wakil Bupati, Sekda Pohuwato beserta seluruh jajaran pemerintah daerah atas dukungan, bimbingan, dan kepercayaan yang diberikan selama dirinya mengabdi.

“Insyaallah, meskipun telah purna tugas, kami akan tetap menjadi bagian dari masyarakat yang terus memberikan perhatian terhadap kemajuan dan pembangunan Kabupaten Pohuwato,"ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para camat yang hadir pada prosesi adat tersebut. Menurutnya, kebersamaan selama bertugas menjadi kenangan yang sangat berharga.

"Kebersamaan dan persatuan kita selama menjadi camat akan selalu menjadi kenangan yang tidak terlupakan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pemangku adat, baik di tingkat kabupaten maupun Kecamatan Buntulia, yang telah memimpin seluruh rangkaian prosesi adat Mopotolungo sampai selesai. (IK)

Penulis:Iwan Karim

Editor:Fadel Rasyid