Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati Saipul Tekankan Sinergi dan Pencegahan Dini

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menghadiri Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di halaman Mapolres Pohuwato, Senin (03/08/2026).

Apel tersebut dipimpin Wakapolres Pohuwato, Kompol Nasrul, S.Sos., dan dihadiri Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, unsur perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan, Fidi Mustafa, Kepala Satpol PP dan Damkar, Nikson Pakaya, Kalaksa BPBD, Abdulmutalib Dunggio, Sekretaris Dinas Perhubungan, Herdi Poha, serta jajaran Polres Pohuwato.

Dalam amanatnya, Wakapolres Kompol Nasrul menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan merupakan wujud komitmen seluruh pihak dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat terjadi, khususnya di Provinsi Gorontalo.

Menurutnya, karhutla tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas sosial, hingga perekonomian. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta lebih mengedepankan langkah-langkah pencegahan dibanding penanganan setelah kebakaran terjadi.

"Upaya yang harus dilakukan antara lain pemetaan wilayah rawan karhutla, peningkatan patroli dan monitoring secara berkala, serta menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran,"ujar Kompol Nasrul.

Usai apel, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi kepada Polres Pohuwato atas pelaksanaan apel kesiapsiagaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pohuwato.

"Pohuwato termasuk daerah yang memiliki potensi rawan kebakaran, terutama saat musim kemarau seperti sekarang ini. Karena itu, apel kesiapsiagaan ini sangat kami apresiasi. Sinergi dan koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan efektif,"kata Bupati Saipul.

Ia menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan dukungan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

"Ini menjadi perhatian kita bersama. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak dalam upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan,"tegasnya.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada aparat berwenang, pemerintah desa, maupun pemerintah kecamatan agar dapat segera ditangani sebelum meluas ke lahan maupun kawasan permukiman.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat, khususnya para petani, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi cuaca yang kering sangat berisiko memicu kebakaran.

"Kami berharap tidak ada lagi pembakaran yang dilakukan masyarakat maupun petani. Saat melakukan pembukaan lahan, jangan menggunakan cara membakar karena dengan kondisi cuaca saat ini api sangat mudah menyebar dan menimbulkan kebakaran yang lebih besar,"imbaunya.

Lebih lanjut, Bupati berharap apel kesiapsiagaan ini semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi antara TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP dan Damkar, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan karhutla.

"Penting dipahami bahwa dampak kebakaran sangat besar, baik terhadap lingkungan, kesehatan, maupun perekonomian masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membakar sampah ataupun lahan secara sembarangan demi menjaga keselamatan bersama,"pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan kendaraan pemadam kebakaran yang disiagakan di Mapolres Pohuwato. Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memastikan kesiapan armada, termasuk ketersediaan air di dalam tangki mobil pemadam agar dapat segera digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi kebakaran. (Fh)

Penulis:Fahrul Inaku

Editor:Meylan Radjak