Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Sekda Iskandar Datau Hadiri Kelas Inspirasi Pani Gold Mine, Dorong Pendidikan Berbasis Kebutuhan Dunia Kerja

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO – Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, Iskandar Datau, menghadiri kegiatan Bakti Merdeka Kelas Inspirasi Pani Gold Mine yang digelar di SMP Negeri 2 Buntulia (Satap), Rabu (15/07/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Iwan Abay, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Arman Mohammad, Plt. Kepala Dinas Sosial, Amrin Umar, Wakapolres Pohuwato, Kompol Heni Rahayu, Deputy General Manager Pani Gold Mine, Irwan Hasri Lupoyo, CSR Manager Pani Gold Mine, Mahesha Lugiana, para guru, siswa, serta sejumlah tamu undangan.

Program Kelas Inspirasi merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial (CSR) Pani Gold Mine dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah lingkar tambang, khususnya di Kabupaten Pohuwato. Program ini menghadirkan para karyawan Pani Gold Mine, baik dari Head Office maupun area operasional, sebagai relawan pengajar yang berbagi pengalaman, profesi, serta nilai-nilai kehidupan kepada para siswa.

Melalui kisah nyata dari berbagai latar belakang profesi, para siswa diajak mengenal dunia kerja sejak dini, memperluas wawasan tentang berbagai pilihan karier, sekaligus membangun motivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap implementasi kebijakan Merdeka Belajar melalui kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan.

Mengawali sambutannya, Sekretaris Daerah Iskandar Datau menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga dan Wakil Bupati, Iwan S. Adam yang tidak dapat hadir karena menjalankan agenda pemerintahan lainnya.

"Beliau menitipkan salam kepada seluruh peserta dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Pemerintah Kabupaten Pohuwato memberikan dukungan penuh terhadap setiap program yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan generasi muda,"ujar Sekda.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program revitalisasi sekolah yang didukung Pani Gold Mine bersama Yayasan Mengajar Indonesia. Menurutnya, program ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam mendorong pembelajaran yang lebih kontekstual dan mampu mengembangkan potensi peserta didik sesuai minat dan bakatnya.

"Program ini bukan sekadar memberikan materi di dalam kelas, tetapi menghadirkan pengalaman nyata yang dapat menginspirasi anak-anak untuk mengenali berbagai profesi dan menentukan cita-cita sejak dini. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kolaborasi seperti ini karena mampu memperkuat kualitas pendidikan di daerah,"katanya.

Sekda berharap program Kelas Inspirasi dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Pohuwato. Menurutnya, berbagai materi pembelajaran, termasuk video edukasi maupun metode pembelajaran yang diterapkan dalam program tersebut, dapat menjadi referensi bagi sekolah-sekolah lain melalui koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

"Kami berharap program ini tidak berhenti di satu sekolah saja, tetapi dapat diperluas ke sekolah-sekolah lainnya. Bahkan jika memungkinkan, materi pembelajaran yang telah disiapkan dapat direplikasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak siswa di Kabupaten Pohuwato,"ungkapnya.

Lebih lanjut, Iskandar menegaskan bahwa kehadiran berbagai investasi di Kabupaten Pohuwato harus dipandang sebagai peluang besar bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja di masa depan.

"Kita harus menanamkan kepada anak-anak bahwa hadirnya berbagai investor di daerah ini merupakan peluang yang harus dipersiapkan sejak sekarang. Pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan sarjana, tetapi juga harus mampu mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Dengan begitu, generasi muda Pohuwato dapat menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri,"pungkas Sekda. (Zek)

Penulis:Abdul Razak Supu

Editor:Meylan Radjak