Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Hardiknas 2026: Pemda Pohuwato Teken MoA Kurikulum Muatan Lokal Burung dan Hutan di Taluditi

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO – Di sela puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Pohuwato, dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) tentang Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Muatan Lokal Burung dan Hutan pada jenjang SD dan SMP di Kecamatan Taluditi.

Kerja sama tersebut melibatkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gorontalo, PT PLN Nusantara Power UP Gorontalo, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Senin (04/05/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Indri Afriani Yasin, Ph.D, selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Arman Mohamad, S.Pd.I., M.Si, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pohuwato, serta dari PT PLN Nusantara Power UP Gorontalo, diwakili Reynold Gobel.

Kegiatan ini turut disaksikan Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, bersama Kepala Bapppeda, Rustam Melleng, serta dihadiri unsur Forkopimda dan peserta upacara Hardiknas.

Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam menghadirkan pendidikan berbasis kearifan lokal yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.

“Melalui kurikulum muatan lokal ini, kita ingin membangun kesadaran generasi muda sejak dini untuk mencintai dan menjaga lingkungan, khususnya ekosistem hutan dan keberadaan burung sebagai bagian penting dari keseimbangan alam,”ujar Wabup.

Ia menambahkan, Kecamatan Taluditi dipilih sebagai lokasi implementasi awal karena memiliki potensi keanekaragaman hayati yang perlu dijaga dan dikenalkan kepada peserta didik.

“Ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi daerah dalam menjaga kelestarian sumber daya alam yang kita miliki,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pohuwato, Arman Mohamad, menjelaskan bahwa program ini akan segera diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Taluditi.

“Kami akan menyusun perangkat pembelajaran yang relevan, termasuk modul dan bahan ajar yang mengangkat tema burung dan hutan sebagai bagian dari muatan lokal. Ini akan dipadukan dengan kegiatan praktik agar siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga secara langsung di lapangan,”jelas Arman.

Menurutnya, kolaborasi dengan pihak perguruan tinggi dan sektor industri menjadi kekua

tan dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang kontekstual dan berkelanjutan.

“Kami berharap program ini dapat menjadi percontohan dan nantinya bisa dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Pohuwato,”pungkasnya.(IK)

Penulis:Iwan Karim

Editor:Sadrin Hasan