PROKOPIM.POHUWATO - Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menjenguk Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pohuwato, Ustaz Fahri Djafar, yang tengah menjalani perawatan di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, Kota Gorontalo, Sabtu (14/03/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada tokoh agama yang dikenal aktif berdakwah di Kabupaten Pohuwato.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Pohuwato tidak sendiri. Turut hadir Wakil Bupati Kabupaten Boalemo, Lahmudin Hambali, serta Ustaz Akim. Kehadiran Wakil Bupati Boalemo diketahui karena Ustaz Fahri Djafar merupakan pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama di Boalemo.
Diketahui, mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Pohuwato itu sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Clara Gobel, Tilamuta, sejak Rabu (04/03/2026).
Kondisinya kemudian dirujuk ke RSUD Aloei Saboe pada Selasa (10/03/2026) untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan akibat penyakit asam lambung dan hepatitis yang dideritanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Saipul A. Mbuinga, memberikan semangat kepada Ustaz Fahri Djafar agar tetap kuat menjalani proses pengobatan. Ia juga menyampaikan doa agar sang ulama segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa di Pohuwato.
“Semangat pak ustaz, kami berdoa semoga pak ustaz cepat sembuh. Penyakit yang diderita bisa diangkat oleh Allah SWT,”ujar Saipul.
Menurut Saipul, sosok Ustaz Fahri Djafar sudah menjadi bagian dari masyarakat Pohuwato karena pengabdiannya yang panjang di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di Pohuwato.
“Pak Ustaz Fahri sudah menjadi bagian dari warga Pohuwato karena mengabdi di Kemenag Pohuwato sejak dari jabatan terbawah hingga menjadi Kepala Kemenag Pohuwato, sebelum kemudian pindah dan pensiun di Kemenag Boalemo. Kami semua sangat berharap penyakit yang diderita bisa segera sembuh,”ungkapnya.
Saipul juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah, jajaran lembaga adat, para imam, serta masyarakat Pohuwato turut mendoakan kesembuhan bagi penceramah yang dikenal santun tersebut.
Ia berharap di penghujung bulan Ramadan ini kondisi kesehatan Ustaz Fahri Djafar dapat semakin membaik.
“Alhamdulillah sudah ada perubahan dan tidak selemah beberapa hari lalu. Insyaallah penyakit yang diderita di bulan Ramadan ini bisa menggugurkan dosa atau keikhlafan kita sebagai manusia biasa. Karena sebagai insan tentu kita punya salah dan dosa, baik disengaja maupun tidak, dan itu sudah menjadi fitrah kita manusia, dan tidak ada manusia yang tidak memiliki dosa,”tutup Saipul.(Mey)
Penulis:Meylan Radjak
Editor:Sadrin Hasan
