Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Sambut Tahun Baru Islam, Pemda Pohuwato Gelar Doa, Zikir Dan Tausiyah

Dokumen Prokopim Pohuwato

HUMAS.POHUWATO-Pemda Pohuwato bersama panitia tahun baru Islam, Sabtu, (31/8) di Masjid Agung Baiturrahim menggelar doa akhir tahun 1440 Hijriyah yang dilaksaankan sebelum shalat Magrib. Kemudian doa awal tahun 1441 Hijriyah dilaksanakan ba’da Magrib yang selanjutnya  Tausiah dan Zikir setelah doa awal tahun 1441 Hijriyah. Rangkaian kegiatan doa akhir tahun dan awal tahun dihadiri Sekda Djoni Nento didampingi para assisten, Pimpinan OPD, Kemenag Pohuwato yang diwakili Ust. Fahri Djafar serta jajaran ASN dan masyarakat.

Sekda Djoni Nento mewakili Bupati Pohuwato mengatakan, berbagai kegiatan yang digelar pemda dan panitia merupakan rangkaian dalam menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1441 Hijriyah. Kehadiran kita disini juga tidak lain mengenang bagaimana perjuangan Rasulullah SAW dalam memperjuangkan agama Islam. Berbagai tantangan dan hambatan yang dilalui Nabi Muhammad menjadikan spirit bagi kita umat islam untuk terus mempertahankan dan menjalankan syariat Islam. Olehnya di moment ini, mari sama-sama lebih meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan menjalankan perintah serta menjauhi apa yang dilarang-Nya.

Disisi lain kata Sekda Djoni, pergantian tahun baru islam tentu pula sebagai intropeksi bersama sejauh mana ketaqwaan kita.  Terutama meningkatkan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan meningkatkan pula apa yang harus kita kurangi dalam kehidupan ini, artinya dalam hidup dan kehidupan ini kita perlu memilah mana yang baik dan yang tidak baik. Karena semua yang kita lakukan menjadi sebuah tanggung jawab dihadapan Sang Khaliq. Untuk itu sama-sama kita menyambut tahun baru dengan lebih meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Selanjutnya tausiah yang dibawakan H. Umar Maliki, banyak menjelaskan tentang perjuangan Rasulullah SAW dalam memperjuangkan islam. Intinya, sebagai generasi penerus islam sekiranya tetap mempertahankan agama ini sampai kapanpun dan mewariskan kepada generasi selanjutnya.(IK)