PROKOPIM.POHUWATO – Kabupaten Pohuwato menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Gorontalo yang dipilih Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kantor Wilayah Gorontalo untuk pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas).
Rencana pembangunan Bapas tersebut terungkap dalam audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gorontalo, Bambang Haryanto, Bc.IP., S.H., M.H., bersama jajaran yang diterima langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, di ruang kerja bupati, Selasa (06/01/2026).
Dalam pertemuan itu, Bambang Haryanto menyampaikan bahwa hingga saat ini Balai Pemasyarakatan belum tersedia di Provinsi Gorontalo.
Oleh karena itu, Kabupaten Pohuwato dipilih sebagai lokasi pembangunan Bapas yang untuk pertama kalinya akan hadir di wilayah Gorontalo.
“Pohuwato menjadi pilihan untuk pembangunan Balai Pemasyarakatan. Selain belum adanya Bapas di Provinsi Gorontalo, pembangunan ini juga baru pertama kali akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato,”ungkap Bambang.
Ia berharap adanya dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato, khususnya terkait penyediaan lahan untuk pembangunan gedung Bapas tersebut.
Menanggapi hal itu, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh atas rencana pembangunan Balai Pemasyarakatan di Bumi Panua.
“Iya, kami sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan Bapas, yakni eks rumah jabatan bupati, tepat di samping rumah jabatan Ketua DPRD Pohuwato,”ujar Bupati Saipul.
Bupati berharap agar pembangunan Bapas dapat segera direalisasikan mengingat keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam pelayanan dan pendampingan pemasyarakatan.
“Kabupaten Pohuwato sangat tepat dibangun Bapas. Selain berada di ujung barat Provinsi Gorontalo, Pohuwato juga merupakan wilayah terluas di provinsi ini, hampir sepertiga dari luas Provinsi Gorontalo yang terdiri dari satu kota madya dan lima kabupaten,”jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Saipul menjelaskan bahwa Kabupaten Pohuwato yang dikenal dengan julukan Bumi Panua memiliki 13 kecamatan, 101 desa, dan 3 kelurahan.
Berdasarkan data Dukcapil dan BPS tahun 2024, jumlah penduduk Pohuwato mencapai kurang lebih 161,73 ribu jiwa dengan keberagaman suku, ras, dan agama, di mana mayoritas penduduk merupakan suku Gorontalo.
“Dengan kondisi wilayah dan jumlah penduduk tersebut, keberadaan Bapas sangat relevan dan dibutuhkan di Kabupaten Pohuwato,”tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati Saipul juga menyediakan rumah jabatan Sekretaris Daerah untuk digunakan sementara sebagai kantor Bapas sambil menunggu pembangunan gedung definitif.
“Kami siapkan rumah jabatan Sekda untuk ditempati sementara. Ini bentuk dukungan pemerintah daerah agar pelayanan Bapas dapat segera berjalan. Kehadiran Bapas nantinya juga akan sangat membantu masyarakat, khususnya dalam konsultasi terkait fungsi dan program pemasyarakatan,”ungkap Bupati.
Usai audiensi, Bupati Saipul Mbuinga mengajak Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gorontalo beserta jajaran untuk meninjau langsung eks rumah jabatan bupati yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Bapas. Lokasi tersebut berada di antara rumah jabatan Ketua DPRD dan rumah jabatan Sekretaris Daerah Pohuwato.
Selain itu, rombongan juga meninjau rumah jabatan Sekda Pohuwato yang akan digunakan sebagai kantor sementara Balai Pemasyarakatan.
Turut mendampingi Bupati Pohuwato dalam kegiatan tersebut yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zulkifli Umar, Asisten Administrasi Umum, Ahmad Djuuna, Kabag Hukum Setda Pohuwato, Owin Mohi, Tenaga Ahli Bupati, Yusuf Giasi, serta Kabag Prokopim Pohuwato, Ikbal Mbuinga.(IK)
Penulis:Iwan Karim
Editor:Sadrin Hasan
