Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Buka Rakor Penguatan Pemberian Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri, Hamka Nento:Remaja Putri Memiliki Resiko Tinggi Untuk Anemia Dan Kekurangan Gizi

Dokumen Prokopim Pohuwato

HUMAS.POHUWATO-Dinas Kesehatan Pohuwato, Jum’at, (8/11) di Golden Sri, Marisa menggelar Rapat Koordinasi penguatan pemberian tablet tambah darah pada remaja putri, ibu hamil dan ibu nifas dengan lintas sektor yang dibuka Assisten Kesra Hamka Nento didampingi Kabid Kesmas, Irwan Samawaty.

Dikatakan Hamka Nento, remaja putri memiliki resiko tinggi untuk anemia (penyakit kurang darah) dan kekurangan gizi. Kebutuhan zat besi pada remaja putri meningkat karena mengalami pertumbuhan yang pesat pada masa pubertas. Anemia pada remaja putri dapat menurunkan daya tahan tubuh, kebugaran, dan prestasi belajar. Selain itu, tidak hanya memengaruhi kehidupannya dalam jangka pendek, namun berpengaruh pada jangka panjang yaitu kehamilan nantinya.

Remaja putri kata Assisten Kesra Hamka Nento, merupakan calon ibu yang dapat meningkatkan resiko. Program pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri oleh pemda dimasukkan ke dalam Renstra 2015-2019 dengan target pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putrid sebesar 30%. Pada pedoman program pencegahan dan penanggulangan anemia diharapkan nantinya pada remaja putri dapat tumbuh dan berkembang menjadi calon ibu yang sehat dan melahirkan bayi sehat, tidak stunting dan tidak mengalami gangguan neurokognitif.

Kadis Kesehatan Pohuwato melalui Kabid Kesmas, Irwan samawaty menambahkan, kegiatan yang diikuti 80 orang peserta dari OPD dan lintas sektor lainnya yang terkait dalam penanganan stunting serta 16 orang dari puskesmas se-kabupaten pohuwato berlangsung selama dua hari dari, Jum’at hingga Sabtu.(IK)