HUMAS.POHUWATO-Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan dokumen pokok pikiran kebudayaan daerah yang berlangsung di Golden Sri, Marisa, Kamis,(7/11) dibuka Sekda Djoni Nento. Dikatakannya, pemda pohuwato sejauh ini sangat mendorong dan berharap penyusunan dokumen pokok pikiran kebudayaan daerah kabupaten pohuwato tahun 2019.
Dimana dokumen ini adalah merupakan dokumen penting dalam pemajuan kebudayaan daerah sebagaimana diamanatkan oleh UU dan meripakan kewajiban pemda dalam merumuskannya melalui pokok pikiran kebudayaan daerah yang akan menjadi dasar pemerintah pusat dalam merancang strategi kebudayaan nasional.
Budaya sebagaimana kita ketahui bersama memegang peranan penting dalam proses perubahan dan pembangunan terlebih di kabupaten pohuwato. Kebudayaan yang cukup dominan mewakili aspek politik social budaya dan pranata. Kedua unsure dominan dalam kebudayaan kita adalah, budaya masyarakat dengan berbagai etnis budaya yang sejak dahulu sampai sekarang hidup rukun berdampingan.
Oleh karena itu Sekda DJoni Nento dihadapan Dirjen Kebudayaan, Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan menjelaskan bahwa penyusunan dokumen pokok pikiran kebudayaan daerah sebagai ruang etalase bagi kita untuk melihat seberapa maju kebudayaan yang kita miliki dan untuk melihat sejauh mana peran budaya dalam ikut memberikan kontribusi pembangunan di provinsi gorontalo termasuk di kabupaten pohuwato. “Kita ketahui bersama, budaya dalam perspektif virtual tidak sekedar symbol warisan peninggalan masa lampau yang diturunkan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Lebih dari itu kebudayaan sebagai representasi perjalanan waktu umat manusia”,ungkap sekda.(IK)
