PROKOPIM.POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan apresiasi kepada PT Loka Indah Lestari (LIL) atas komitmennya dalam mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Taluditi, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Taluditi, Bank SulutGo (BSG), dan Tani Merdeka Indonesia Provinsi Gorontalo.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati menyusul pelaksanaan sosialisasi pencegahan Karhutla sekaligus pembentukan posko Karhutla pertama di Kabupaten Pohuwato yang dipusatkan di Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Taluditi, pada Selasa 1 September 2026.
“Atas kepedulian dan kerja sama ini, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Ini merupakan kali pertama pembentukan posko sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di Pohuwato. Kami sangat mendukung dan berharap langkah ini memberikan dampak besar bagi daerah,”ujar Bupati, Rabu (02/09/2026).
Menurut Saipul, Kabupaten Pohuwato memiliki potensi terjadinya Karhutla, terlebih dalam kondisi musim panas yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir. Kebakaran di sejumlah titik terkadang dipicu oleh kelalaian dalam aktivitas membersihkan maupun membuka lahan.
“Karena itu, pencegahan harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan menunggu terjadi kebakaran baru kita bergerak. Edukasi kepada masyarakat, kesiapsiagaan dan koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat,”jelasnya.
Bupati mengimbau masyarakat, khususnya para petani, agar tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan atau membuka lahan baru. Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah sembarangan karena dapat memicu kebakaran dan meluas ke kawasan hutan maupun lahan perkebunan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan. Kalau melihat adanya potensi kebakaran, segera laporkan kepada aparat atau pihak terkait agar bisa ditangani lebih cepat. Pencegahan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,”tegas Saipul.
Ia juga berharap keberadaan posko Karhutla di Taluditi dapat menjadi pusat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran, sekaligus dapat dikembangkan di wilayah kecamatan lainnya yang memiliki potensi Karhutla.
“Saya berharap posko ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar aktif dalam melakukan pemantauan, edukasi dan koordinasi. Kalau kolaborasi seperti ini terus kita bangun, saya yakin potensi Karhutla di Pohuwato bisa kita tekan,”ungkapnya.
Sebelumnya, PT LIL bersama Forkopimcam Taluditi, BSG dan Tani Merdeka Indonesia Provinsi Gorontalo telah melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla yang dirangkaikan dengan pembentukan posko Karhutla di Polsek Taluditi.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Taluditi Irfan Lalu, Kapolsek Taluditi Abdul Rahman Padja, Danramil Marisa-Taluditi Lettu Arifin, pemerintah desa, perwakilan BSG, Manajer Legal dan Humas PT LIL Achmad Apandi, tenaga kerja PT LIL, serta pengurus Koperasi Sawit Taluditi Sukses.
Pembentukan posko ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, masyarakat dan pihak swasta dalam melakukan pencegahan serta penanganan Karhutla sejak dini.
Bupati berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat dan menjadi contoh bagi wilayah lainnya di Kabupaten Pohuwato, sehingga potensi Karhutla dapat ditekan serta lingkungan dan lahan masyarakat tetap terjaga. (IK)
Penulis:Iwan Karim
Editor:Fadel Rasyid
