PROKOPIM.POHUWATO – Pemerintah Kabupaten Pohuwato terus berupaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah.
Untuk meningkatkan kualitas koordinasi sekaligus mengevaluasi capaian pendapatan hingga pertengahan tahun anggaran, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Evaluasi PAD sampai dengan Triwulan II Tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Aula/Ruang Meeting BPKPD Kabupaten Pohuwato, Senin (15/06/2026), dipimpin oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, serta diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan daerah.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menjelaskan bahwa rapat evaluasi tersebut digelar karena masih terdapat sejumlah OPD yang realisasi PAD-nya berada di bawah target yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2026.
“Bagi OPD pengelola PAD, kiranya dapat memberikan perhatian serius terhadap capaian pendapatan masing-masing. Terlebih saat ini kita sudah memasuki akhir Triwulan II, sehingga diperlukan langkah-langkah konkret untuk mengejar target yang telah ditetapkan,”tegas Wabup Iwan.
Menurutnya, PAD merupakan salah satu indikator kemandirian daerah dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh OPD pengelola pendapatan diharapkan tidak hanya berfokus pada pencapaian target, tetapi juga terus melakukan inovasi dan menggali potensi-potensi pendapatan yang belum tergarap secara maksimal.
“Setiap OPD harus mampu memetakan potensi yang dimiliki, melakukan pendataan secara akurat, serta memperkuat pengawasan dan pengendalian terhadap sumber-sumber PAD. Jangan sampai ada potensi yang hilang atau tidak terkelola dengan baik,”ujar Iwan.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa target PAD yang telah dibebankan kepada masing-masing OPD merupakan tanggung jawab bersama yang harus dicapai demi mendukung keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Pohuwato.
“Kita tidak boleh hanya menjadikan target PAD sebagai angka di atas kertas. Harus ada komitmen, kerja keras, dan sinergi dari seluruh perangkat daerah untuk mewujudkannya. Saya berharap setelah rapat ini, masing-masing OPD segera melakukan evaluasi internal dan menyusun strategi percepatan pencapaian target,”tambahnya.
Di akhir pertemuan, Wabup Iwan mengungkapkan bahwa hasil rapat evaluasi tersebut akan dilaporkan secara langsung kepada Bupati Pohuwato sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah-langkah strategis ke depan.
“Rapat ini diminta langsung oleh Bapak Bupati untuk kami pimpin dan hasilnya akan kami sampaikan sebagai bahan evaluasi bersama. Semoga melalui pertemuan ini, seluruh OPD semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan penerimaan PAD Kabupaten Pohuwato pada tahun 2026,” tutup Wakil Bupati Iwan S. Adam.
Selain Evaluasi PAD, rapat ini juga dirangkaikan dengan kegiatan High Level Meeting TP2DD Kabupaten Pohuwato dengan agenda perumusan roadmap ETPD (peta jalan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah) periode 2026-2029. Hal ini sangat urgen karena akan menentukan arah kinerja TP2DD Kabupaten Pohuwato beberapa tahun kedepan untuk memperkuat digitalisasi transaksi Pemda Pohuwato.
Tak lupa Wakil Bupati juga selalu mengimbau peningkatan penggunaan kanal digital terutama QRIS dimulai dari TP2DD dan ASN Kabupaten Pohuwato. (Zek)
Penulis:Abdul Razak Supu
Editor:Sadrin Hasan
