PROKOPIM.POHUWATO – Gerakan Pembangunan Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, Agamis, dan Produktif (Gerbang Pohuwato SIAAP) terus berjalan secara bertahap di tahun 2026. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Taluditi dan Kecamatan Dengilo pada Desember 2025, kini kegiatan tersebut kembali digelar di Kecamatan Randangan, Rabu (06/05/2026).
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menjelaskan bahwa secara perencanaan, program Gerbang Pohuwato SIAAP (GPS) ditargetkan menjangkau seluruh 13 kecamatan. Namun, pelaksanaannya menghadapi tantangan berupa keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi yang cukup berdampak pada daerah.
“Seharusnya kegiatan ini sudah tuntas di 13 kecamatan. Namun karena efisiensi anggaran, pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap. Meski demikian, ini bukan alasan untuk tidak menjalankan program. Insyaallah tetap kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab kami bersama Wakil Bupati dan seluruh jajaran pemerintah,”ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa struktur pemerintahan berjalan secara berjenjang, mulai dari pusat hingga ke tingkat dusun. Oleh karena itu, seluruh elemen pemerintahan diharapkan dapat bersama-sama menjalankan amanah dan tanggung jawab yang diberikan.
“Kalau kondisi fiskal membaik, maka semua program akan kembali berjalan normal. Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga dan menjalankan amanah ini,”tambahnya.
Bupati Saipul juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah yang tetap berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat meskipun dalam keterbatasan anggaran. Ia turut memberikan penghargaan khusus kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pohuwato yang dinilai aktif berkontribusi membantu masyarakat.
“Terima kasih kepada Ketua Baznas dan seluruh komisioner yang selalu hadir dan mengambil peran besar dalam setiap kegiatan dengan memberikan bantuan kepada masyarakat,”ungkapnya.
Kepada para penerima bantuan, Bupati juga menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik. “Walaupun tidak seberapa, bantuan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah. Insyaallah bisa membantu kebutuhan bapak dan ibu sekalian,”pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, diawali dengan penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat dan kelompok tani. Bantuan yang disalurkan antara lain bantuan pemeliharaan jaringan irigasi, alat dan mesin pertanian (alsintan) brigade pangan, penyerahan surat izin usaha dan izin praktik dokter, serta beasiswa dari Baznas Pohuwato kepada 10 penerima dengan total Rp17.500.000.
Selain itu, Baznas juga menyerahkan bantuan usaha produktif kepada 12 penerima sebesar Rp22 juta serta bantuan pembangunan Madrasah Ayatul Husna Kecamatan Popayato sebesar Rp10 juta. Dari sektor pertanian, Dinas Pertanian Pohuwato menyerahkan bantuan benih padi sawah reguler kepada 13 kelompok tani dengan luas lahan 355 hektare senilai Rp133.500.000.
Sementara untuk program cetak sawah rakyat di Kecamatan Randangan, bantuan benih padi diberikan kepada 19 kelompok tani dengan luas lahan 201 hektare senilai Rp120.600.000.
Tak hanya itu, diserahkan pula bantuan pemeliharaan jaringan irigasi tersier kepada kelompok tani Desa Ayula, serta bantuan alsintan berupa rotavator dan traktor roda dua kepada brigade pangan Sari Tani dan Helumo.
Seluruh bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam, Dandim 1313 Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, Ketua TP PKK Pohuwato, Selfi Mbuinga Monoarfa, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Ny. Risnawati Adam Ali, unsur Polres Pohuwato, Tenaga Ahli Bupati, Yusuf Giasi, Pinca BSG Cabang Marisa, Zulhijas A. Rasyid, Ketua Baznas Pohuwato, Ruzali Hunowu, serta Camat Randangan, Saharudin Saleh.(Zek)
Penulis:Abdul Razak Supu
Editor:Sadrin Hasan
