PROKOPIM.POHUWATO – Selain memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, juga menyoroti upaya mewujudkan kedaulatan pangan dalam Rapat Paripurna Dewan ke-30 memperingati Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Pohuwato.
Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD Pohuwato, Rabu (25/02/2026), tersebut dihadiri langsung Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, pimpinan dan anggota DPRD, serta para undangan lainnya.
Bupati Saipul mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Pohuwato. Di antaranya program percetakan sawah seluas 5.642 hektare di Kecamatan Randangan dan Patilanggio dengan anggaran Rp207 miliar.
Selain itu, terdapat program perluasan kelapa dalam seluas 5.000 hektare dengan anggaran Rp25 miliar, perluasan kakao 1.500 hektare sebesar Rp12,3 miliar, optimalisasi lahan (OPLAH) seluas 2.500 hektare senilai Rp11,5 miliar, peningkatan irigasi tersier daerah irigasi Randangan sebesar Rp57 miliar, bantuan benih jagung Rp11 miliar, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebesar Rp17 miliar.
“Insyaallah ke depan Kabupaten Pohuwato menjadi pemasok padi dan jagung di kawasan Teluk Tomini. Tentu hal ini kita harapkan bisa berkontribusi positif pada peningkatan kesejahteraan petani dan daya saing daerah kita,” jelasnya.
Di bidang infrastruktur, Bupati Saipul juga memaparkan bahwa pembangunan di Kabupaten Pohuwato telah menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan sejak awal pembentukan daerah pada tahun 2003.
Pemerintah daerah terus melakukan penataan kawasan ibu kota sebagai beranda depan daerah, termasuk memperindah pusat perkantoran, ruang terbuka hijau, serta menjaga keasrian dan kebersihan kawasan Pohon Cinta dan ruang publik lainnya.
“Sementara itu, untuk infrastruktur strategis daerah seperti Kantor Bupati Pohuwato, insyaallah pembangunannya dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.
Bupati juga menambahkan bahwa dari aspek layanan pengadaan barang dan jasa pemerintah, Kabupaten Pohuwato berhasil meraih penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada tahun 2025.
Penghargaan tersebut diberikan atas pencapaian memenuhi kelengkapan atribut pada sembilan variabel untuk mencapai kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) level 3 atau proaktif.
“Dengan penghargaan ini maka proses perencanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah terpenuhi tepat waktu, tepat biaya dan kualitas serta meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas,” ujar Saipul.
Bupati Saipul menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan DPRD, serta dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat melalui koordinasi yang intens.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Saipul menyampaikan terima kasih atas dukungan, kritik, dan koreksi dari seluruh pihak.
Ia mengakui masih ada harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terwujud akibat keterbatasan kemampuan fiskal daerah.
“Kami yakin jika kita menjaga persatuan serta mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, dengan kerja sama yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Pohuwato akan semakin maju dan menjadi kebanggaan kita semua,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pejuang dan tokoh yang telah berperan dalam pembentukan Kabupaten Pohuwato. Bupati Saipul turut mengirimkan doa kepada para pendahulu yang telah wafat agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.(Mey)
Penulis:Meylan Radjak
Editor:Sadrin Hasan
