Selamat Datang

di Website Resmi Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato
  • Main Menu

Jelang Ramadan, Camat Marisa Resmikan Dua Masjid di Desa Botubilotahu

Dokumen Prokopim Pohuwato

PROKOPIM.POHUWATO – Menjelang bulan suci Ramadan, Camat Marisa, Usman Bay, meresmikan dua masjid yang berada di Dusun Iloponu, Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa, pada Kamis (29/01/2026).

Dua masjid tersebut masing-masing diberi nama Masjid Baitussalam dan Masjid Al-Hasanah. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Camat Marisa, Usman Bay, didampingi Kepala Desa Botubilotahu, One Mbuinga.

Dalam sambutannya, Camat Usman Bay menyampaikan bahwa masjid merupakan kebutuhan pokok umat Islam sebagai tempat mengekspresikan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Terlebih menjelang Ramadan, aktivitas ibadah umat Islam akan meningkat, seperti pelaksanaan salat tarawih secara berjemaah.

“Masjid adalah pusat ibadah umat. Apalagi memasuki bulan Ramadan, tentu aktivitas keagamaan akan jauh lebih meningkat,”ujar Usman Bay.

Ia menjelaskan, pada bulan puasa masyarakat akan lebih banyak menghabiskan waktu di masjid. Dengan kondisi Desa Botubilotahu yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan jumlah penduduk yang cukup banyak, keberadaan sarana rumah ibadah dinilai sangat dibutuhkan.

“Ramadan tinggal menghitung hari. Kiranya masjid ini dimanfaatkan dengan baik untuk beribadah. Jangan sampai keberadaan masjid ini tidak dimanfaatkan secara maksimal. Fasilitas yang ada harus digunakan untuk memakmurkan masjid, terutama di bulan Ramadan,”jelasnya.

Namun demikian, Camat Usman Bay juga mengingatkan agar semangat memakmurkan masjid tidak hanya terjadi pada bulan Ramadan saja. Ia berharap jemaah tetap aktif meramaikan masjid di hari-hari biasa.

“Kita tentu bersyukur dengan didekatkannya tempat ibadah. Terlebih kepada para donatur yang telah membangun masjid ini. Atas nama pemerintah kecamatan, kami menyampaikan terima kasih atas keikhlasan dan keringanan tangan para donatur,”ungkap mantan Kabag Prokopim Setda Pohuwato itu.

Ia juga mengajak seluruh jemaah, khususnya umat Islam di Dusun Iloponu, untuk bersama-sama menjaga dan merawat masjid yang telah dibangun.

“Kita patut bersyukur tinggal di Indonesia, di mana pembangunan rumah ibadah tidak dibatasi. Di beberapa negara lain, mendirikan masjid atau taman pengajian Al-Qur’an harus melalui izin ketat dari pemerintah atau kerajaan. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga dan memakmurkan masjid sebagai sarana ibadah umat Muslim yang didekatkan dengan kita,”tutup Usman Bay. (Mey)

Penulis:Meylan Radjak

Editor:Sadrin Hasan