PROKOPIM.POHUWATO-Untuk memeriahkan pencanangan seluruh rangkaian kegiatan HUT Ke-77 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat kabupaten pohuwato di kecamatan popayato, digelarlah beberapa kegiatan berupa jalan sehat, lari maraton dan senam bersama.
Diketahui, pencanangan tersebut dilakukan langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga yang berlanjut dengan jalan sehat bersama, kemudian lari maraton yang diikuti perwakilan dari 3 kecamatan dan terakhir adalah senam bersama dengan ASN kecamatan popayato, kecamatan popayato barat dan kecamatan popayato timur.
Senam yang berlangsung di lapangan proklamasi kecamatan popayato itu adalah senam kesegaran jasmani (SKJ) tahun 2014. Senam itu sendiri diikuti Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, Asisten Administrasi Umum, Rusmiati Pakaya, Anggota DPRD Pohuwato, Jenni Ema Tulung dan pimpinan OPD, Senin, (01/08/2022).
Wabup Suharsi mengakui bahwa SKJ 2014 ini sudah jarang diikuti, kemungkinan besar masih ada dan hanya dilaksanakan di sekolah-sekolah. Olehnya terima kasih kepada guru-guru yang saat ini melaksanakan kegiatan senam bersama di lapangan proklamasi popayato.
Diingatkan pula bahwa kegiatan saat ini adalah pencanangan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat kabupaten pohuwato yang dilaksanakan di wilayah barat pohuwato. Untuk itu partisipasi dan kebersamaan kita semua sangat diharapkan, sehingga kegiatan Agustus ini bisa sukses di kecamatan popayato.
“Sejarah awal sejak terbentuknya kabupaten pohuwato ini mari kita sukseskan bersama. Upacara detik-detik proklamasi tingkat kabupaten pohuwato di pusatkan di popayato, dan seluruh rangkaian kegiatan HUT Proklamasi RI semuanya terpusat di wilayah barat pohuwato”,jelas Suharsi.
Untuk itu, Wabup Suharsi Igirisa mengimbau dan mengharapkan kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah barat bisa mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Semua masyarakat kiranya bisa menjaga keamanan, ketertiban selama pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami harap masyarakat di wilayah barat bisa menjaga keamanan, karena ini adalah sejarah awal sejak terbentuknya pohuwato pada 2003. Artinya, diusia ke-19 tahun ini merupakan awal dari pelaksanaan kegiatan Agustus yang tidak dilaksanakan di pusat ibu kota kabupaten”,terang Suharsi.(IK)
Penulis:Iwan Karim
Editor:Sadrin Hasan
