PROKOPIM.POHUWATO – Di sela memimpin apel perdana pasca libur panjang dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk para pejabat, untuk mengirimkan Surah Al-Fatihah kepada almarhum Ustaz Fahri Djafar.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan doa atas wafatnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pohuwato yang meninggal dunia di Rumah Sakit Wahidin, Makassar, Sulawesi Selatan.
Diketahui, almarhum Ustaz Fahri Djafar mengembuskan napas terakhir pada Senin dini hari, 30 Maret 2026, sekitar pukul 00.30 WITA, setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya.
Mengawali sambutannya pada apel yang digelar di halaman Kantor Bupati Pohuwato, Senin (30/03/2026), Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian sosok ulama yang menjadi panutan umat, khususnya di Kabupaten Pohuwato.
“Almarhum merupakan figur penting dan panutan bagi masyarakat. Kepergian beliau tentu menjadi kehilangan besar bagi kita semua,” ujar Bupati.
Bupati juga menjelaskan bahwa sebelumnya Pemerintah Daerah Pohuwato telah berupaya maksimal dalam penanganan kesehatan almarhum.
Mulai dari perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Clara Gobel, Tilamuta, kemudian dirujuk ke RS Aloe Saboe di Kota Gorontalo, hingga akhirnya mendapatkan perawatan lanjutan di RS Wahidin Makassar.
“Melihat kondisi saat itu, kami melanjutkan pengobatan di RS Wahidin atas kerja sama Baznas Pohuwato, Direktur RSUD Bumi Panua, dan jajaran. Kurang lebih sepuluh hari almarhum dirawat di RS Wahidin, dan kami terus memantau perkembangannya dengan didampingi satu perawat dari Pohuwato,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa sejak kabar duka tersebut diterima, pihaknya terus melakukan koordinasi dan pemantauan perkembangan, termasuk proses pemulangan jenazah dari Makassar ke Gorontalo.
“Sejak tengah malam kami terus mengikuti perkembangan. Alhamdulillah ada rekan di Makassar yang membantu hingga proses pengantaran ke bandara.
Jenazah diperkirakan berangkat sekitar pukul 11.00 WITA menuju Gorontalo, dan insyaallah akan dimakamkan pada pukul 16.00 WITA di pekuburan keluarga di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo,” pungkasnya.(Zek)
Penulis:Abdul Razak Supu
Editor:Sadrin Hasan
