HUMAS.POHUWATO-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI akan membangun Pengolahan Tambang Emas Rakyat yang ramah lingkungan di Kabupaten Pohuwato. Kepastian pembangunan pengolahan tambang emas tersebut menyusul dengan diterimanya Tim dari (KLHK) RI oleh Wakil Bupati Amin Haras di Rudis Wabup Kamis, (4/4/2019).
Dikatakan Wabup Amin, Tim dari KLHK saat ini dalam rangka survei awal rencana pembangunan pengolahan tambang emas rakyat yang ramah lingkungan. Artinya tambang yang tidak menggunakan bahan Mercuri yang rencananya akan di bangun tahun 2019 di lokasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang ada di Pohuwato khususnya di Desa Hulawa Kecamatan Buntulia atau tepatnya di kompleks pertambangan rakyat Gunung Pani dan sekitarnya.
Langkah tersebut kata Wabup Amin sangat disambut baik oleh Pemerintah Daerah dan bersyukur kalau itu rencana pembangunan ini akan segera di realisasikan dari KLHK. Hal ini kata Wabup dalam rangka upaya kita kedepan bagaimana paling tidak dengan pembangunan ini dapat secara bertahap dapat mengurangi penggunaan bahan-bahan Mercuri yang dilakukan oleh pertambangan rakyat yang ada di Pohuwato.
“Pemda berharap kiranya pembangunan ini bisa dipercepat dan berharap pula beroleh dukungan mulai dari Pemerintah Desa khususnya dalam rangka survei awal lokasi pembangunan pengolahan tambang rakyat yang ada di Pohuwato dan juga termasuk dukungan dari para penambang yang ada di Pohuwato, semoga hal ini segera terealisir dan Insya Allah kalau itu (Pembangunan) sudah dibangun akan diserahkan ke Pemda pengelolaannya dalam hal ini apa ke Bumdes atau Koperasi yang ada untuk menangani ataupun mengoperasikan mesin pengolahan tambang rakyat”ujar Wabup Amin.
Terakhir jelas Wabup Amin Haras, apa yang akan dilakukan ini sangat membantu para penambang juga agar mereka tidak menggunakan lagi bahan-bahan berbahaya dan juga mengurangi Mercuri di Kabupaten Pohuwato sehingga kedepan tambang rakyat ini betul-betul ramah lingkungan.
Selanjutnya Tim dari KLHK masing-masing Aditya Febrian Masri dan Bayu Hendrawan dengan Pendamping Kadis DLH Bahari Gobel, Kadis Penanaman Modal Sudin Alin, Camat Buntulia Mohamad Huntoyungo dan Kades Hulawa meninjau lokasi di wilayah WPR di Desa Hulawa.(IK)
Foto/Reporter:Iwan Karim
