HUMAS POHUWATO Dalam kegiatan peresmian jaringan internet gratis (Bumdesma) Panua mandiri di kecamatan taluditi Bupati di dampingi oleh Direktur layanan TI bakti kominfo Bapak Dhia anugerah Febriansyah, S.T,,M.Eng, Direktur PT Ambraha Duta Santi, Bapak Agus Budi Rahardjo, Kadis Kominfo, camat taluditi, anggota DPRD ibu Lulu serta masyarakat setempat tempat aula kantor camat taluditi Kamis, 26/11/2020
Di era milenial saat ini, internet seakan telah menjadi kebutuhan dasar, tidak hanya bagi remaja dan orang tua,
bahkan anak-anak baik itu pelajar SMA, SMP hingga anak Sekolah Dasar pun butuh internet.
Di masa pandemi Covid-19 sekarang ini misalnya, internet sangat diperlukan untuk kelangsungan proses belajar mengajar, baik
bagi guru sebagai tenaga pendidik, maupun bagi anak-anak didik itu sendiri.
Bupati" Berangkat dari hal tersebut, meminta orang tua aktif mengawasi anak-anaknya dalam
menggunakan internet, guna melindungi mereka dari konten-konten berbahaya yang bisa merusak otak dan pikirannya.
“Saya berhadap ada filter, ada protek dan pengawasan dari orang tua. Saya agak khawatir kalau tanpa filter kita sebagai
orang tua, maka dalam mengakses teknologi informasi manakala kita tidak dampingi anak-anak kita,
maka di sana akan sangat mudah bagi mereka mengakses berbagai hal yang bisa saja itu berpengaruh terhadap pembentukan
knowledge yang keliru, serta nilai-nilai yang salah
Lanjut Bupati Syarif, ancaman kita hari ini selain masalah COVID-19 adalah masalah radikalisme, terorisme, paham-paham
yang sesat serta informasi tidak benar alias hoax.
Total, ada 7 Desa di Kecamatan Taluditi yang sudah bisa mengakses jaringan internet berkat kerja sama antara Kementerian
Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dengan Bumades Panua Mandiri (SN)
